Parenting

Pilah Pilih Tk Aman & Nyaman Bagian 2

sat-jakarta.com – Guru yang peduli akan senantiasa memasang “radar”nya, sehingga tak satu pun masalah murid luput dari perhatiannya. Ia akan mampu membaca mengapa seorang murid menjadi pendiam, takut di kelas, sakit, asyik sendiri, sering melamun, cerewet, suka memukul, dan sebagainya. Dengan demikian bersamasama orangtua si murid, guru bisa mencari solusi.

Kreativitas guru juga akan mampu mendorong murid-muridnya berkreasi serta bisa menstimulasi rasa keingintahuan anak. Perhatikan juga rasio guru dan murid. Idealnya dalam satu kelas ada 1 guru untuk 10 murid maksimal 15. Lebih dari itu sebaiknya murid diawasi oleh 2 orang guru. Tenaga penunjang lain juga perlu mendapat perhatian; tenaga administrasi, tenaga kebersihan, penjaga sekolah, tukang kebun, apakah mereka mendapat pemahaman yang sama seperti guru, terutama menyangkut kepedulian dan keselamatan terhadap muridmurid sekolah.

– Perhatikan sarana/ fasilitas yang ada di sekolah. Prinsip dasar pendidikan di usia dini adalah bermain sambil belajar. Oleh sebab itu, fasilitas yang ada hendaknya mendukung prinsip ini. Peralatan belajarnya tidak harus yang serba “wah”, namun dapat memfasilitasi kebutuhan motorik, kognitif, sosial maupun emosi anak. Juga bukan bangunan yang mewah yang menjadi patokan namun kebersihan dan keamanannya. Setiap lekuk-liku bangunan, mulai kelas, taman, hingga toilet hendaknya bisa diawasi dengan mudah oleh guruguru. Dengan demikian, murid terhindar dari ancaman orangorang berbahaya. Agar anak-anak TK tidak terintimidasi, usahakan memilih TK yang tidak satu area dengan SMP dan SMA. TK yang masih satu bangunan dengan SD masih bisa diterima mengingat usia para muridnya tidak terlalu jauh.

– Perhatikan jarak tempuh dari rumah ke sekolah. Jarak tempuh idealnya tidak lebih dari 30 menit. Jarak ke sekolah yang terlalu jauh akan membuat anak lama di perjalanan sehingga ketika sampai di sekolah anak sudah merasa capek. Ini akan berpengaruh pada emosinya. Anak bisa menjadi mudah tersinggung dan gampang marah, yang tentunya bisa berakibat buruk dalam hubungannya dengan teman-temannya.