Parenting

Pilah Pilih Tk Aman & Nyaman Bagian 3

generasimaju.com – Program pembelajaran pun tidak dapat diikuti dengan optimal. Jarak yang jauh juga membuat jadwal harian anak harus berubah. Ia perlu tidur lebih sore karena esoknya harus bangun subuh. Waktu tidur siangnya juga berubah. Di sekolah, kemungkinan ia akan mengantuk dan ini berarti akan mengganggunya dalam mengikuti berbagai kegiatan.

– Syarat masuknya tidak memberatkan. Terutama yang berkaitan dengan biaya sekolah. Jika Mama Papa memang ingin menyekolahkan buah hati di “sekolah mahal”, selama masih sesuai bujet yang disiapkan, tentu boleh saja dipertimbangkan. Namun, tanyakan dengan detail mengenai fasilitas, program ekstrakurikuler yang ditawarkan, serta apakah pelajaran yang diberikan sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak prasekolah.

Tips memilih Sekolah untuk Anak

– Pilih sekolah yang menekankan prinsip learning is fun. Bermain merupakan cara belajar yang paling efektif. Sebab, dunia anak adalah dunia bermain. Lewat bermain, anak bukan hanya bisa mengembangkan berbagai keterampilannya, tapi juga bisa berfantasi dan mengekspresikan diri. Lewat bermain pula, anak juga bisa berkomunikasi satu dengan lainnya, bersosialisasi, dan kelak dapat bermasyarakat.

Keunggulan lain seluruh aspek pancaindra anak dipakai dan dikembangkan dalam bermain. Bagaimana pengamatan dia, penciumannya, perabaannya, dan lainnya. Beberapa TK, misalnya, mengenalkan anak pada bermacam-macam bau sehingga ia bisa membedakan bau bunga melati, bau bawang putih, jahe dan sebagainya.

– Pilih lama belajar yang sesuai. Biasanya pengajaran di TK diberikan di pagi hari dengan waktu belajar 3 hingga 4 jam. Di luar waktu tersebut, biasanya fokus dan daya konsentrasi anak sudah berkurang.

– Tak perlu mengikuti tren. Jangan teriming-iming oleh promosi program unggulan di suatu sekolah. Di tengah gencarnya tawaran, Mama Papa harus memegang prinsip, “memilih sekolah untuk anak, bukan anak untuk sekolah”. Memilih sekolah, hendaknya dilakukan bersama antara Mama Papa sebagai komitmen suami istri.

Pendeknya, jangan mengikuti tren, apalagi demi gengsi. Setelah melakukan survei, buat daftar kekurangan serta kelebihan dari sekolah masing-masing. Jangan lupa, sesuaikan minat serta kemampuan anak dengan berbagai program yang ada di sekolah tersebut. Program pembelajaran yang sesuai akan membuat anak dapat belajar menyenangkan. Bukankah ini yang paling kita dambakan?